Selamat datang saudara.....

Terima kasih, Anda telah mengunjungi blog kami. Selamat menikmati berbagai informasi yang kami sajikan dalam blog ini. Semoga bermanfaat.

Apa pendapat Anda tentang isi blog ini

Thursday, April 19, 2012

Jangan Larang Angkot Binjai Masuk Pusat Kota Medan

KITA menyebut negara kita Indonesia, negara kesatuan. Namun kenyataannya, masing-masing daerah tingkat dua di Sumatera Utara sulit berinteraksi. Contohnya dalam pemberian izin angkutan kota atau angkutan desa. Angkot dari Binjai tidak boleh langsung mengantar penumpang ke pusat kota Medan. Mereka harus menurunkan penumpang di Terminal Pinang Baris. Selanjutnya jika hendak ke pusat pasar atau kawasan lain, harus ganti angkot. Hal yang sama berlaku pula untuk angkot Deliserdang yang melewati Medan.

Ini tentu saja membikin biaya transportasi rakyat jadi mahal. Memang mereka bukan penduduk Medan. Tapi mereka adalah pernduduk Sumatera Utara, yang setiap hari beraktivitas di Medan, baik itu sebagai pekerja atau mahasiswa di USU, Unimed dan sejumlah perguruan tinggi lainnya. Bagi seorang pekerja dan mahasiswa yang harus menggunakan jasa angkot dalam bepergian, turun naik angkot tentu  memberatkan. Selain jumlah uang yang harus mereka keluarkan setiap hari bertambah, waktu mereka juga banyak terbuang untuk menunggu kendaraan, karena bisa terlambat sampai di tempat bekerja atau kampus mereka.

Lantaran pejabat di Pemko Medan, Pemrov dan anggota DPRD, selalu bepergian naik mobil mewah dan tidak pernah naik angkot, masalah ini memang tidak bisa mereka rasakan. Sehingga mereka enak saja melarang dan tidak peka pada persoalan rakyat bawah. Tidak pantas Pemko Medan melarang angkot Binjai dan Deliserdang masuk Kota Medan. Sebab ini tidak lagi menyangkut kepentingan wilayah administrasi, namun adalah kebijakan pemerintah yang harus berpihak pada kesejahteraan rakyat.

Bahkan agar beban biaya hidup rakyat tidak tambah berat, perlu dibuka rute transporasi langsung ke kampus-kampus, seperti Binjai - Kampus USU, Binjai - Kampus Unimed, Binjai - Pelabuhan Belawan dan KIM, Lubukpakam - Kampus USU, Lubukpakam - Kampus Unimed, Lubukpakam - Belawan dan KIM.  Bayangkan bila rute transportasi bisa melayani seperti itu. Akan banyak penghematan rakyat, terutama  pekerja dan mahasiswa. Bila pekerja dan mahasiswa bisa menghemat, mereka bisa menabung untuk keperluan lain dan beban orangtua mereka bisa lebih ringan.

Sebagai pejabat dan wakil rakyat, kita harap mereka membuat kebijakan yang bisa mensejahterakan rakyat. Jadi jangan hanya memikirkan kesejahteraan mereka saja. Bahkan kalau perlu,  program busway TransMedan, yang kini sedang direncanakan, bisa melayani sampai ke luar kota Medan, seperti Binjai dan Deliserdang.

No comments:

Post a Comment